1. Notes: 1 / 9 months ago 
    "Dengan tinta kenangan, kamu melukis dengan sempurna wajah bekas kekasihmu di dinding hatiku."
  2. Notes: 5 / 9 months ago 
    "Kamu mengisi kekosongan di setiap celah tubuhku dengan luka tanpa ampun yang membuatku candu."
  3. Notes: 9 / 9 months ago 
    "aku mencintaimu tanpa ada pilihan yakin atau tidak."
  4. 9 months ago 
    "Rapuh. Menunggu angin keluar dari jerit mulut yang berdebat menghembusnya hingga jatuh. Terabaikan, ditertawakan."
  5. Notes: 5 / 9 months ago 
    "Kita ini hanya segumpal kapas yang mudah hancur oleh tetesan air mata kita sendiri."
  6. Notes: 6 / 9 months ago 
    "Ingin kupahat rindu di jantung hatimu. Sesekali kau perlu rasakan sakitnya mengharapkan pertemuan yang entah."
  7. Notes: 2 / 9 months ago 
    "Ceruk penakar air mata ini terlalu lelah menampung duka. Bisakah sejenak kita lupakan lara? Berpura-pura seolah semua baik saja?"
  8. Notes: 3 / 9 months ago 
    "Kau itu pohon kaktus, sementara aku adalah balon yang terus menerus berusaha memelukmu. Aku rela menanggung luka untuk memilikimu."
  9. 9 months ago 
    "Mungkin saja cintaku seluas samudra, tapi sayangnya samudra tak seluas langit yang tidak memiliki batas."
  10. Notes: 8 / 9 months ago 
    "Baru saja aku terluka, tapi sudah tak sabar menunggu ucapan selamat pagi dari si pembuat luka. Bodoh."
  11. 9 months ago 
    "Badai menghantam kapal bermuatan rindu hingga karam. Aku hanya bertopang pada sepotong kayu pecahan kapal menuju pantaimu."
  12. Notes: 6 / 9 months ago 
    "Aku ingin menjelma menjadi embun pagi di sekelilingmu, membuatmu meringkuk kedinginan. Hingga kau rindu dan memikirkan aku."
  13. Notes: 1 / 9 months ago 
    "Tertawapun terasa seperti tidak menghargai rindu yang sedang sedih."
  14. Notes: 13 / 9 months ago 
    "Rinduku tak butuh 1000 alasan, hanya butuh sapaan “kamu apa kabar?"
  15. Notes: 3 / 9 months ago 
    "Aku pernah berkelana ke pelosok hatimu. Hingga aku temukan pusara hatiku di sana. Ternyata kau telah menggalinya untukku sejak lama."
avatar_128
 
 
Bahkan cinta juga pasti mati. Tidak seperti indah rekayasa kata, lirik, dan segala ungkapan rekayasa puitis kasmaran.
 
 

Tumblr